Khayal tentang

sadari: apakah ini milik musik malam itu?

kembali: tidak. ini waktu kemarin?

sadari: ada apa dengannya?

kembali: tentang kisah hari lalu. tentang masa aku dan kamu.

sadari: bahwa aku dan kamu tak pernah nyata. bukankah kau pun sadar itu?

kembali: sekarang justru aku sadar, paling tidak aku bisa menggenggam tanganmu dulu.

sadari: untuk alasan apa?

kembali: kau lepas pun, untuk apa?

sadari: karena aku tak mencintaimu lagi.

kembali: oh… aku akan percaya itu.

sadari: begitu?

kembali: iya.

sadari: kau akan menemukanku yang baru.

kembali: aku tak pernah kehilanganmu.

sadari: aku jelas jelas pergi.

kembali: bagimu. bagiku, aku hidup di waktu kau selalu disini.

sadari: berhentilah berkhayal.

kembali: tanpanya, aku bahkan tidak ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s