Keterbatasan

“Kejadian mengenai batas pun hadir dalam kehidupan nyata. Kemanusiaan yang tumbuh dalam situasi bencana. Berbagai hal yang terasa lebih berharga jika harus dibatasi nilai gunanya. Hingga hal se-sederhana aku dan kamu, yang terasa jauh lebih menyenangkan jika terpisah jarak antar dunia. Batasan komunikasi dan tempat berdiri.

Bahkan kerap manusia pun terantuk oleh batas. Upaya manusia yang terus mencoba mempermudah kesulitan dunianya. Memperdekat satu dan lainnya, memperpanjang jangkau jemarinya. Terus-menerus dipaksa menabrak satu dinding besar oleh yang kuasa. Namun, justru kesadaran pada batas itu yang memberi kita definisi mengenai adanya ‘ruang’, sebuah ranah eksplorasi.

Mungkin karena itulah manusia lahir tanpa sayap. Agar kita tetap bisa tersenyum pada angkasa.
Agar langit tetap terus penuh makna.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s