Struktur Ilahiah

Tuhan sebagai konsep, pada akhirnya memiliki dua pilihan; untuk menjadi logis atau sebagai berhala.
Dua hal ini terasa hadir sebagai pilihan mudah, namun ketika tuhan ternalar (logis) tidak bisa menjanjikan moral maupun harmoni kehidupan, maka menjadi kafir bukanlah pilihan.
Berhala, di balik aroma negatifnya, merupakan jawaban yg jauh dari sekedar fungsional. Tuhan sepantasnya dibentuk sebagai berhala jika memang ketenangan dijadikan tujuan akhir.
Tuhan sebagai berhala adalah niscaya yang ‘causa sui’, sebagai penyebab dirinya sendiri, sehingga mampu menghentikan pertanyaan manusia yg merisaukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s