Lalu mereka berseru.

‘Lihatlah disana!… Berjuta dari mereka terus memimpikanmu, menggantungkan setiap harapnya pada ada-tidaknya dirimu’

Aku hanya bisa diam.

Menahan ngilu di hati yang keram.

 

Tidak ada yang lebih menyedihkan dari kelembutan yang dipaksa hilang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s