Tujuh

Aku lahir disini, menjadi manusia, yang berlari menuju mahkota surga.
Perlahan lahan berjalan menuju mati, sambil berharap lepas dari belenggu sepi.
Ketakutan akan sendiri.

Surga selalu menjadi tinggi.
Sementara yang lain menuliskannya sebagai suci.

 

Tapi mungkin surga,

Lepas dari segala ingin yang berujung putus asa.

Tak perlu terus melukis keindahan yang pasti berakhir satu saat.

Tak butuh senyum atau candu rasa.

 

Berarti kembali pada tiada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s