Lagi lagi tragedi

Apa yang salah?

Menjadi hidup itu salah.

Bernafas. Serta dipersenjatai rasa takut yang terpatri dalam diri, agar selembar jari di tangan kiri tidak merobek tenggorokan sembari mengakhiri.

Apa apaan hidup ini?

Terus menerus seperti ini.

Sebuah doa setiap malam. Sebuah mimpi kubayangan.

Tiada pernah lagi akan kupanjatkan. Tiada pernah lagi akan kutuliskan.

Karena hidup adalah murung yang tak henti henti.

Karena setiap dari mereka yang kukira akan menjadi bahagia.

Terbang begitu saja.

Meninggalkanku bersama sia sia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s