Pergilah

Engkau yang telah lama disana.

Juga engkau yang baru sejenak menunjukkan arti dunia.

 

Engkau yang kutaati datangnya.

Juga engkau yang kuusir dengan tak berdaya.

 

Engkau sebagai doa doa.

Engkau sebagai kutuk laknat.

 

Engkau yang mengkhianati, mengingkari, menyanyikan drama penuh tragedi.

Engkau yang mungkin bisa ku percaya. mungkin.

 

Engkau yang hilang.

Engkau yang tak kunjung hilang.

 

Engkau dari masa lalu.

Engkau masa depan yang sepertinya justru berlalu.

 

Engkau derita.

Engkau bahagia.

 

Pergilah nona tragedi.

Pergilah pula, nona pembuat mimpi.

 

Dan sendiri.

Paling tidak tulisan ini tak diakhiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s