Hari sendiri. Hari ini. Sebuah tulisan untuk teman.

Terlahir menuju kasih sayang. Namun sendiri.
Mati dipeluk perasaan. Namun sendiri.

Karena begitulah kodrat setiap makhluk.
Perlawanan mustahil terhadap keterasingan.

Dan perasaan menjadi terlalu merepotkan.
Dan perasaan menjadi banyak menghambat pergerakan.
Dan perasaan menjadi cumbuan sakit hati yang tak kunjung usai.

Dirinya. Sebuah ambigu sahabat atau sejarah melelahkan.
Momen hidup yang ingin dilupakan.
Dan ini adalah tulisan spesial hari ini.
Hari nya.
Ia yang kurangkul sebagai pengkhianat tanpa bukti.

Karena kadang hidup bukan tentang menghapus atau melupakan. Namun tentang menerima dan menjalani bersama luka luka yang disebabkan.

Dan sekali lagi mencoba percaya.

Walau gagal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s