“Catatan percintaan teratai kodok” Nomor 1: Temu

Aku ingat ketika pertama kali ia menatap wajahku.
Malam yang tidak terlalu terang, apalagi berbintang. Tidak, kami tidak jatuh cinta pada pandang pertama atau mengalami pertemuan paling romantis sepanjang masa.

Itu hanya terjadi di buku buku cerita saja.

Tapi memang benar adanya, aku seorang putri raja. Dan ia pangeran dari negeri tetangga. Aku cantik. Ya, aku tidak munafik atau berlagak merendah, karena jika dilihat dari standar estetika bentuk proporsi manusia, Nilai diri saya yang terpantul di cemin cenderung tinggi.

Dan pangeranku. Tentu saja ia tampan.
Dan ia menatapku malam itu. Dengan terlalu dingin untuk ukuran seorang pangeran.
Tatapan macam apa itu? Membuatku menggigil, sedikit dosis benci dan sejumput penasaran hadir di diriku. Dengan sekejap aku begitu ingin berlari dari tempat ini, karena tatap itu seolah mengurung aku dalam ruang luas tanpa pintu. Tapi ada juga rasa ingin tinggal. Ingin tinggal yang entah mengapa begitu ekstrim. Seperti rasa ingin tinggal seorang bayi dalam perut ibu, hingga ketika hari terpaksa ia lahir, ia menangis dengan amat keras. Rindu rumah lamanya.

Aku ingin berlari sekencangnya namun bisa tetap disini selamanya. Itu yang aku mau ketika ia menatapku.

Dan entah mengapa aku tersenyum. Reaksi tidak terbendung yang tak pernah masuk dalam daftar ‘perkiraan reaksi’ ku.
Dan ia pun balas tersenyum.
Maka seketika seluruh tubuhku yang sedetik lalu terasa beku, berbalik dipenuhi rasa hangat yang penuh. Menyeluruh. Berkat sebuah senyum dari mata yang entah mengapa tetap memancarkan rasa dingin tak karuan.

Tidak. Tentu saja itu tadi bukan jatuh cinta pada pandangan pertama.

Itu hanya sekedar keanehan biologis biasa.

Dan mata itu. Baru setelah sekian lama kupandang, kusadari bahwa mata itu tidak dingin sebenarnya.
Hanya sepi.
Hanya mata yang terlalu lama melihat sendiri.

Semenjak itu aku yakin, akan ada lanjutan dari kisah kita.

Meski belum kisah cinta.

Credits: Arita Nibbrieta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s