jemari, juga yang tidak pasti

Pantaskah kita berpegang tangan.

Atau saling pandang tanpa perduli kenyataan.

 

Kamu adalah tanya yang tidak akan dijawab.

Sebuah kalimat hangat yang enggan terucap.

Yang kubiarkan menjadi bintang pagi.

Samar dan hampir tak terlihat.

Tenang.

Dan tetap tanpa muslihat.

 

Bukankah kita seharusnya tidak terlalu banyak berkata kata.

Tentang dia. Atau mereka yang berbisik di sana.

Ini dunia kita.

Kamu dan aku saja.

Dihiasi dengan puji pujian tidak pasti.

Yang tetap tidak diteriakkan. Hanya gumam dan perasaan saling mengerti.

 

Namun diantara himpit sudut gelap yang sempit.

Aku menemukan sebuah tanya.

Sederhana. Sayangnya mengubah sebuah angan penuh warna menjadi sekedar tipu daya.

Tanya yang seharusny tidak pernah ku teteskan barang sedikit saja.

Tanya yang memang seharusnya kubuang semenjak kita tersenyum kali pertama.

Tanya yang berangkat dari takut. Yang niscaya. Yang tidak berdaya.

 

‘Benarkah perasaanmu ada disana?’

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s